Bantu Ayah Tunanetra Penjual Gurilem Hidupi Istri Dan Anaknya

Bantu Ayah Tunanetra Penjual Gurilem Hidupi Istri Dan Anaknya

Kegiatan Sosial

Rp 280,000

telah terkumpul dari Rp 30,000,000

12 Donatur

Bagikan Campaign

calltoaction.kawanbantu.com/bantukanganggi

Deskripsi Campaign

"Ada Orang Nuker Uang 50rb Saya Kasih, Ternyata Kata Pelanggan Lain Uangnya Cuma 5rb."
Ucap Kang Anggi Dengan Lirih.

Kang Anggi (30) Setiap hari, berjuang menghidupi keluarga kecilnya dengan berjualan gurilem dan snack. Meski penghasilannya hanya sekitar Rp1.500 per bungkus, ia tetap berusaha keras demi istri yang juga tunanetra serta anak"nya.

IMG_8627.jpgKeterbatasan membuat keluarga Kang Anggi sering berada dalam kondisi serba sulit. Istrinya tidak bisa menyusui, sehingga bayi mereka hanya bisa bertahan dengan susu formula yang harganya tidak murah. Makan pun dengan nasi dan bekas dangan gurilem yang sudah melempem.

IMG_20250909_140117_013.jpg#SobatAksi Saat ini, Kang Anggi membutuhkan uluran tangan kita untuk bisa memenuhi kebutuhan pokok keluarga, terutama susu formula dan popok bagi bayinya. Dukungan Anda akan sangat berarti untuk menjaga tumbuh kembang anak-anaknya dan memberikan modal agar Kang Anggi bisa punya usaha yang lebih layak. Mari bersama membantu Kang Anggi agar ia dan keluarganya bisa hidup lebih tenang dan layak. Dengan cara;

1. Klik tombol DONASI SEKARANG

2. Masukkan nominal donasi

3. Pilih metode pembayaran (GoPay, transfer bank, atau kartu kredit)

4. Selesaikan transfer dan dapatkan laporan melalui email

image-content

Informasi Campaigner

Kabar Campaign

No Data

Belum ada kabar terbaru dari campaign ini.

Para Donatur

Ryu

Pada 27 Desember 2025

Telah Berdonasi

Rp 15,000

Anonymous

Pada 30 September 2025

Telah Berdonasi

Rp 50,000

dias cahyarini

Pada 22 September 2025

Telah Berdonasi

Rp 30,000

Anonymous

Pada 22 September 2025

Telah Berdonasi

Rp 15,000

Anonymous

Pada 22 September 2025

Telah Berdonasi

Rp 10,000

Do'a dan Pesan Donatur

Anonymous

Pada 22 September 2025

Semoga Bermanfaat

Laporkan Campaign